Puasa Puasa Gini Biasanya Malas Banget Berangkat Sekolah, Mendingan
Abis Sahur Terus Shalat Kemudian Langsung Tidur Lagi. Wuidih Mantap
Bangat Dah Tuh Pokonya.. :D
Huft Tapi Kalo Sekolahnya Sering Gak Berangkat Mulu Nanti Ketinggalan
Pelajaran Lagi..!!
Apalagi Kalo Ada Ulangan Terus Kita Gak Berangkat, Kita Mesti Ngejar
Ngejar Guru Tersebut Untuk Mendapatkan Nilai..
Hahaha Ko Jadi Curhat Sih??
Oke Langsung Aja Ya, Kali Ini Saya Akan Menulis Coretan Materi Dari
Pelajaran SENI BUDAYA Tentang "Rangkuman BAB 2 PRAKTIK MUSIK".
Ini Dia Rangkuman Yang Harus Kita Baca, Sukur Sukur Dihafalkan :
1. "Bunyi" dapat dihasilkan melalui alat musik (instrumen) maupun
suara manusia (vokal). Yang perlu diperhatikan dalam teknik vokal
adalah intonasi, artikulasi, pernapasan, dan pembawaan.
2. Untuk membentuk intonasi yang baik, diperlukan pendengaran yang
baik, kontrol pernapasan, dan rasa musikal.
3. "Artikulasi" merupakan teknik memproduksi suara yang baik dan
mengucapkannya dengan jelas, nyaring, dan merdu. Faktor-faktor yang
perlu diperhatikan dalam mendapatkan artikulasi yang baik adalah sikap
badan dan posisi mulut.
4. "Pernapasan dalam bernyanyi ada tiga macam", yaitu 'pernapasan
dada, pernapasan perut, dan pernapasan diafragma', sedangkan cara
bernapas yang baik saat bernyanyi adalah sebagai berikut :
a. Waktu menarik napas, bahu jangan terangkat dan badan jangan mengejang.
b. Udara disalurkan ke perut yang menggembung dan disimpan di dalam
diafragma.
c. Udara keluar diusahakan rata dan sehemat mungkin melalui mulut
dan jangan tersendat-sendat.
d. Tarik napas pada akhir kalimat atau bagian kalimat yang memiliki frase.
e. Bila napas tidak kuat/kurang panjang, lakukanlah teknik mencuri
napas dengan cara yang cepat tanpa terdengar jelas sehingga tidak
merusak frase lagu.
5. Setiap lagu merupakan curahan perasaan dari penciptanya. Penyanyi
yang baik hendaknya dapat membawakan lagu sesuai dengan isi dan jiwa
yang ingin ditampilkan penciptanya. Keberhasilan seorang penyanyi
dalam mengungkapkan isi suatu lagu tergantung pada ketepatan
interpretasi atau penafsiran tentang maksud dan tujuan yang melatar
belakangi penciptaan lagu tersebut.
6. "Pianika" merupakan alat musik bertuts yang dimainkan dengan
ditiup. Adapun wilayah nada pianika pada garis paranada adalah F-c".
7. "Rekorder" termasuk dalam jenis alat musik tiup kayu dengan sumber
bunyi dari getaran udara di dalam alat yang berasal dari mulut yang
meniup. Rekorder sering dimainkan karena harganya murah, mudah
didapat, dan mudah dimainkan.
8. "Gitar termasuk dalam jenis alat musik petik, terdiri dari 6
dawai". Urutan nada dawai-dawai tersebut (dalam keadaan di-stem) dari
atas adalah E, A, D, G, B, dan E'.
a. "Apoyando" adalah teknik memetik dawai dengan arah jari lurus
sehingga menyentuh dawai yang di atasnya/berikutnya.
b. "Al Aire/Tirando (free stroke)" adalah teknik memetik dawai
dengan arah yang melengkung sehingga tidak menyentuh dawai berikutnya,
digunakan untuk membunyikan akor arpeggio (broken chords).
9. Beberapa "contoh alat musik ritmis diantaranya" adalah tamborin,
rebana, kendang Melayu, gendang, triangle, kastanyet, dan drum tangan
(hand drum).
Itulah Materi Ulangan Dari Pelajaran SENI BUDAYA Mengenai "Rangkuman
BAB 2 PRAKTIK MUSIK".
Semoga Coretan Saya Kali Ini Bisa Bermanfaat Buat Kalian Semua, Dan
Semoga Ulangan Seni Budaya Nanti Bisa Mencapai Nilai Yang Memuaskan,
Aminn. . :-)