- Terjadi perubahan warna
- Terjadi perubahan Suhu
- Terbentuk endapan
- Terbentuk gelembung gas
a.) Berdasarkan Keberadaan Oksigen
- Reaksi Oksidasi => Reaksi yang mengikat Oksigen
- Reaksi Reduksi => Reaksi yang melepaskan Oksigen
- Reaksi Oksidasi => Reaksi yang melepaskan Elektron.
- Reaksi Reduksi => Reaksi yang mengikat Elektron.
- Reaksi Oksidasi => besi menjadi karat; pembakaran kayu; dan apel yang menguning;
- Reaksi Reduksi => proses pembuatan besi dari bijih besi, dan proses fotosintesis pada tumbuhan hijau.
- BILOKS adalah muatan atom jika memberikan elektron pada atom lain.
- Biloks Unsur Bebas ( =0 ) Unsur bebas = unsur yang tidak berikatan dengan unsur lain/unsur yang berikatan dengan sejenisnya. contoh : Na, Cu, 02, H2.
- Jumlah total Biloks dalam suatu Senyawa Netral ( =0 ). contoh : HCl, H2SO4.
- Jumlah total Biloks dalam suatu senyawa Ion sama dengan (=) jumlah muatannya.
- Oksidator adalah zat yang mengalami Reduksi (turun)
- Reduktor adalah zat yang mengalami Oksidasi (naik)
M = Molar
n = mol
V = Volume dalam Liter
Rumusnya
jika diketahui mol, dan Volume dalam Liter maka
M = n / V
Jika diketahui massa zat, Mr, dan Volume dalam mL maka:
M = massa / Mr x 1000 / V
Molalitas / Kemolalan
m = massa (G) / Mr x 1000 / p
m = molalitas / kemolalan
G = massa zat terlarut
p = massa larutan
Fraksi Mol
Xt = Frasi terlarut
Xp = Fraksi pelarut
nt = mol terlarut
np = mol pelarut
syarat Xt + Xp = 1
Comments
Posting Komentar